System Kelistrikan Pengisian Sepeda Motor

Sistem Pengisian Sepeda Motor
Sistem Pengisian Sepeda Motor

     Sistem kelistrikan pengisian sepeda motor merupakan salah satu system yang sangat penting, meskipun pada kenyataannya system pengisian ini juga tidak termasuk kedalam sistem utama dalam suatu kendaraan (sepeda motor). Yang dimaksud dengan system utama adalah system yang apabila tidak terdapat dalam sebuah kendaraan maka kendaraan (sepeda motor)  tersebut tidak bisa bekerja, tanpa ada system pengisian maka mesin pun masih tetap bekerja, akan tetapi masalahnya akan akan muncul pada saat sumber daya utama kendaraan (baterai ) mulai habis, setelah sumber daya (baterai) dalam suatu kendaraan habis maka tidak ada lagi suplai kelistrikan yang di gunakan untuk system pengapian hal ini akan menyebabkan mesin akan berhenti bekerja. Kemudian untuk dapat lebih mudah dalam memahami system pengisian sepeda motor ini maka penting kita untuk mengetahui tentang pengertian, nama nama komponen serta cara kerja system pengisian sepeda motor tersebut

Pengertian Sistem Pengisian sepeda motor

      Sistem pengisian (Charging System) pada sepeda motor merupakan salah satu sistem yang di siapkan untuk memberikan suplai listrik ke baterai, pada sepeda motor type lama sebagian listrik hasil dari system pengisian ini juga digunakan untuk system penerangan contoh pada motor honda supra 110, Yamaha vega kemudian Suzuki shogun dan masih banyak motor lainnya yang di produksi sebelum tahun 2007. Untuk membedakannya cukup mudah bisa hanya dengan menyalakan sepeda motor kemudian kita lihat nyala dari lampu depan sepeda motor tersebut apabila pada saat kita Tarik gas nyala lampu semakin terang maka bisa di simpulkan bahwa system penerangan motor tersebut tersambung dengan system pengisian. Sedangkan untuk sepeda motor yang system penerangannya tidak terhubung dengan system pengisian maka pada saat kunci kontak on lalu kita nyalakan lampu kepalanya maka lampu kepala akan menyala, dengan kata lain sumber penerangan lampu kepala jenis ini di hubungkan langsung dengan baterai sehingga meskipun gas kita Tarik maka nyala lampu akan sama. Untuk kedua jenis system ini tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.


Fungsi System Pengisian

Berdasarkan Uraian diatas dapat kita simpulkan bahwa system pengisian memiliki beberapa fungsi diantaranya:
  1. Sebagai penyedia energi listrik untuk seluruh kebutuhan listrik sepeda motor saat mesin hidup.
  2. Memberikan energi listrik untuk mengisi baterai agar baterai selalu terisi penuh dan siap pakai.
  3. Untuk menghidupkan beban listrik saat mesin mati

Persyaratan yang harus dipenuhi Sistem Pengisian  

Berdasarkan fungsi di atas, maka suatu sistem pengisian dikatakan baik jika memenuhi persyaratan sebagai berikut
  1. Daya total beban tidak boleh melebihi daya maksimal alternator jika berlebihan menyebabkan baterai "tekor”.
  2. Sistem pengisian dapat bekerja dengan baik jika saat beban penuh tegangan terukur pada terminal B+ alternator 13 Volt.
  3. Baterai harus dalam kondisi baik sebab baterai jelek akan menjadi beban alternator.
  4. Kondisi rangkaian dalam keadaan baik, kerugian tegangan dalam sistem sekecil mungkin.
  5. Sistem pengisian harus bisa mengisi (menyuplai) listrik dengan baik pada berbagai tingkat/kondisi putaran mesin.
  6. Sistem pengisian harus mampu mengatur tegangan listrik yang dihasilkan agar jumlah tegangan yang di perlukan untuk system kelistrikan sepeda motor tidak berlebih (over charging)

1 Response to "System Kelistrikan Pengisian Sepeda Motor"

  1. "JUDI POKER | TOGEL ONLINE | TEMBAK IKAN | CASINO | JUDI BOLA / SBOBET | SEMUA LENGKAP HANYA DI : WWW.DEWALOTTO.ME
    DAFTAR DAN BERMAIN BERSAMA 1 ID BISA MAIN SEMUA GAMES YUKK>> pin BB : 7BF59345

    "

    BalasHapus