Komponen System Pengisian Sepeda Motor Beserta Fungsinya

Komponen System Pengisian Sepeda Motor  Beserta Fungsinya
Komponen System Pengisian Sepeda Motor  

Komponen System Pengisian  (Charging System) - Pada artikel sebelumnya kita sudah pernah membahas tentang pengertian sistem pengisian dimana pada artikel tersebut di jelaskan bahwa sistem pengisian memiliki beberapa komponen utama. Komponen utama sistem pengisian terdiri dari:

1. Fixing Holes (lubang tetap)

Fixing Holes (lubang tetap) ini biasanya di sediakan sebagai tempat pemasangan baut sehingga komponen ini bisa terpasang baik pada sepeda motor.

2. Coil 

Coil adalahs alah satu komponen system pengisian yang terbuat dari kawat yang dililit secara teratur, untuk panjang dan juga diameter dari kawat coil sudah di tentukan sehingga ketika kita akan memperbaiki maka Panjang dan juga diameter kawat pada harus sesuai dengan bawaannya. Cara mudah yaitu untuk diameter kita bisa cek dengan menggunkan jangka sorong dan untuk Panjang nya bisa kita ukur terlebih dahulu karena besar diameter dan juga Panjang kawat akan berpengaruh pada listrik yang nantinya akan dihasilkan.

3. Rotor 

Rotor merupakan komponen yang berbentuk inti besi pada system pengisian yang di dalamnya terdapat magnet dan berfungsi untuk menghasilkan garis gaya magnet magnet

4. Output Cable

Output cable merupakan media penghantar untuk mengalirkan listrik dari alternator ke bagian luar sepeda motor

5. Stator 

Stator adalah kumparan medan yang di buat untuk memotong garis gaya magnet yang dihasilkan oleh rotor sehingga menghasilkan listrik. Dalam stator terdapat lilitan kawat yang mana semakin banyak lilitannya maka akan semakin besar listrik yang dihasilkan. Banyaknya lilitan kawat akan berpengaruh kepada panjang kawat yang digunakan selain itu diameter kawat juga akan mempengaruhi banyak atau sedikitnya listrik yang di hasilkan oleh alternator tersebut.

6. laminated iron

laminated iron merupakan tempat di pasangkannya stator koil atau dudukan dari stator koil

7. Baterai

Baterai merupakan penyimpanan energi listrik yag dihasilkan oleh sistem pengisian, energi listrik yang dihasilkan oleh sistem pengisian di rubah secara kimia di simpan di dalam baterai

8. Rectifier 

Rectifier atau kiprok (istilah yang sering di gunakan di bengkel) merupakan perangkat elektronik dalam sistem pengisian yang berfungsi untuk merubah listrik AC menjadi DC, sehingga listrik tersebut bisa di alirkan ke baterai untuk di simpan.

Beberapa komponen diatas adalah komponen utama yang ada pada sistem pengisian, setelah kita mengetahui tentang nama-nama dan juga fungsi dari sistem pengisian maka selanjutnya adalah cara kerja sistem pengisian yang terdapat pada postingan cara kerja sistem pengisian sepeda motor.


2 Responses to "Komponen System Pengisian Sepeda Motor Beserta Fungsinya"

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. "JUDI POKER | TOGEL ONLINE | TEMBAK IKAN | CASINO | JUDI BOLA / SBOBET | SEMUA LENGKAP HANYA DI : WWW.DEWALOTTO.ME
    DAFTAR DAN BERMAIN BERSAMA 1 ID BISA MAIN SEMUA GAMES YUKK>> pin BB : 7BF59345

    "

    BalasHapus